Senin, 26 Mei 2008

beswan gathering in d jungle???

yoo..ayoo….para beswan kumpul lagi. Kali ini di acara ‘beswan semarang gathering in d jungle’. Acara yang sebenernya Cuma acara makrab ini, berlangsung selama 2 hari, 10-11 Mei 2008 di Salatiga. Selama 2 hari itu, para beswan hanya sibuk menghabiskan waktu bersama untuk outbound, hiking, goyang, gila-gilaan, curhat,bakar jagung, dan tentu aja makan-makan dan poto-poto.

Ga jauh dengan acara makrab yang biasa dibuat, ada api unggun, nyanyi-nyanyi dan unjuk gigi. Dan acara puncak makrab ada pada sesi ‘pelacuran’, sebutan singkat untuk ‘pelampiasan dan curhat-curhatan’.sesi dimana semua beswan dibolehkan untuk memuntahkan semua uneg-uneg tentang segala hal berbau beswan. Ada yang crita nyenengin, konyol, bahkan ada yang bikin aku terharu. nah lo…dari situ jadi ketauan tentang pemikiran satu sama laen tentang beswan.jadi bisa disimpulkan, ‘komunikasi adalah segalanya’.

Esoknya ada sesi outbound. Jangan kira kalo outbound ini bakal se-extreme di zone 235. Mungkin karena trainer-nya adalah para panitia yang tidak lain dan tidak bukan adalah teman sesame beswan dan alumni. So outbound ini kliatan konyol. No limited time!! No rules!! Gubrak…Maka dari itu, kita bener-bener free nyelesein tiap game.Nah lo…mana bisa ketawa-ketiwi, poto-poto gini pas di cikole???

akhirnya, 2 hari pun terlewati dengan sempurna dalam kebersamaan yang mengesankan. Acara ditutup dengan saling memberi hadiah kepada sesama beswan berupa catatan di punggung tentang kelebihan dan kekurangan apa yang diliat dari diri kita.

dari sekian banyak list tentang plus minusku, knapa ada yang tega menyebutku ‘too calm’???hahahha….sangat tidak logis!!

Whateva deh..yang penting misi dari acara ini sepertinya dah cukup berhasil, yaitu “menciptakan kebersamaaan dalam satu kata: kompak”.Seperti harapan para beswan, semoga acara ini menjadi titik balik kekompakan beswan dso semarang. Aminnn…

Ups..jadi inget. Ngomong-ngomong, abis acara makrab ini, masih ada acara lagi. Seleseikan our homework dari Koh Pazia. Karya Tulis, bro…..wawawa……..

Senin, 28 April 2008

yang kubutuhkan adalah...

Yang aku butuhkan dalam hidup adalah hal-hal yang sederhana. Jika ia berupa harta-benda, aku butuh secukupnya saja. Asal cukup untuk menjelaskan kepadaku bahwa betapa sedikitnya kebutuhanku sehingga jika kelebihan sedang menjadi milikku, itu pasti bukan karena kebutuhanku, melainkan karena kerakusanku.
Jika ia berupa ilmu pengetahuan, cukuplah ilmu yang mengajariku tentang kebodohan. Bahwa apa pun yang kupelajari, pasti cuma untuk menegaskan kebodohanku sendiri. Bahkan jika semua isi kepalaku telah kubuka dan kutadahkan, ia tak akan sanggup menampung seluruh pengetahuan semesta raya. Jangankan bangga diri mentang-mentang berilmu, merasa berilmu pun telah merupakan bentuk penegasan baru tentang kebodohan.
Jika kau butuh sahabat, cukuplah aku merasa puas dengan orang-orang sederhana. Sepanjang orang itu sanggup mengilhamiku agar tidak ragu untuk tidur jika mnegantuk, makan jika lapar, dan tertawa jika geli. Cukuplah jika para sahabatku mengajariku untuk berani menjadi manusia yang wajar dan semestinya.
Jika aku berguru, aku tak meminta guru yang dapat mengajariku punya kemampuan terbang dan menghilang. Cukuplah bagiku jika sang guru mau membimbingku untuk belajar menyingkirkan batu di jalan, rela pada keburuntungan orang lain, sabar atas kemalangan sendiri, senang melihat tetangga punya barang baru, mencintai anak-anak, menyayangi hewan....
Dari guruku, aku tidak mengharapkan pelajaran apa pun selain pelajaran merendahkan diri dan merendahkan hati karena penyakit terbesarku saat ini adalah perasaan bahwa aku ini ada, penting, dan besar. Dengan kebesaranku itulah, orang lain sering terlihat kecil. Karena kepentinganku itulah, orang lain jadi terasa remeh. Karena keberadaanku itulah, orang lain jadi seperti tidak ada. Jika aku dibesarkan dan dipentingkan, susahlah hatiku.
Jika aku sedang kelihatan merendah, sesungguhnya karena ku sedang merasa lebih tinggi. Jika aku sedang mengecil, sesungguhnya karena ku tengah merasa besar. Oleh karena itu, aku dapat khusyuk berdoa sambil memandang hina orang lain yang tingkat kekhusyukannya kuanggap tidak sama. Jadi, perendahan dan pengecilan diri ini sesungguhnya tak lebih dari alat kesombonganku semata.
Jika ada seseorang yang memiliki kualitas kerendahan hati dalam arti yang sebenarnya, kepada merekalah aku datang berguru.


NB: thanks to mas prie gs atas "ajaran-ajaran"-nya.

Kamis, 10 April 2008

Google di Brasil


SEBUAH tim panel senat Brasil memerintahkan Google untuk memberi akses ke 3.261 profil yang ditengarai mengandung materi-materi pornografi anak. Pemerintah Federal Brasil mengeluhkan penolakan perusahaan raksasa internet Google untuk mengungkap identitas para pengguna internet yang memublikasikan materi-materi yang mengandung unsur kriminal di situs jaringan sosial Orkut. Orkut merupakan situs sejenis MySpace dan Facebook yang memiliki anggota sebanyak 27 juta orang di Brasil. Jaksa Federal Sao Paulo Sergio Suiama mengatakan kepada panel senat bahwa dalam dua tahun belakangan, hampir 90% dari 56 ribu keluhan yang berkaitan dengan paedofilia terhubung dengan Orkut. Aksi para paedofil di situs jaringan sosial Orkut dibantu fasilitas yang memungkinkan mereka menciptakan album foto pribadi yang hanya dapat diakses kalangan mereka. Pemimpin Google di Brasil Alexandre Hohagen mengatakan perusahaannya dalam beberapa bulan mendatang mungkin mengimplementasikan sebuah penyaring yang akan memblokir materi-materi pornografi anak.

MIOL>>

Minggu, 23 Maret 2008

Buku Tata Surya Copernicus Edisi Pertama Dilelang

TOKYO—MI: Seorang penjual buku menawarkan buku langka, yakni buku edisi pertama revolusioner Nicolaus Copernicus mengenai tata surya, dalam sebuah pameran buku di Tokyo.

Harganya 1,5 juta dolar atau sekitar Rp13,5 miliar. Penjual juga akan menerima pembayaran dengan kartu kredit.

Buku itu, yang diterbitkan pada 1543 dan berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium, Libri V, memuat diagram yang memperlihatkan Bumi dan planet-planet lainnya mengedari Matahari.

Diagram ini mengingkari teori geosentris yang banyak dianut orang pada saat itu.

Hanya ada tak lebih dari 300 kopi dari edisi pertama buku itu di seluruh dunia dan sebagian besar dari buku-buku itu menjadi milik perpustakan, demikian menurut Jonathan A Hill, yang menjual buku tersebut.

Buku itu dijajakan dalam Tokyo International Antiquarian Bookfair, yang berlangsung mulai Rabu hingga Sabtu (15 Maret).

Jonathan Hill menyatakan dirinya merasa sangat optimis bukunya akan dibeli seorang peminat, sambil menambahkan harganya masih dapat ditawar. (Ant/OL-02)

taken from MediaIndonesia.com

Menristek Buka Pekan Ilmiah Mahasiswa ITS

SURABAYA--MI: Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman dijadwalkan membuka Pekan Ilmiah Mahasiswa ITS (PIMITS) ke-11 yang digelar pada 24-28 Maret mendatang.

"Kami memang berencana mengundang Menristek dan Konjen Prancis," kata Ketua Pelaksana PIMITS 11, Anggoro, di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, PIMITS 2008 dikemas dalam serangkaian acara yang mengupas karya-karya ilmiah mahasiswa serta perkembangan ilmu pengetahuan teknologi tepat guna dengan berbagai bentuk.

"Antara lain GKM (Gelar Karya Mahasiswa), Festival Film Indie, English Debate, Pimits Market, serta acara yang paling yang banyak peminatnya yakni Workshop Robotika dan Aksi Robot," katanya.

Selain itu, panitia juga menyelenggarakan Visual Art Competion serta Jurnalistik on PIMITS. "Jurnalistik on PIMITS merupakan acara PIMITS yang baru kali pertama ini diadakan," katanya.

Untuk menggali kemampuan pelajar SMP/SMA tentang dunia kejurnalistikan, katanya, acaranya akan dikemas dalam bentuk workshop yang menugaskan peserta untuk menuliskan segala kegiatan ketika PIMITS berlangsung.

"Di bidang kemahasiswaan, ITS juga menggelar lomba desain untuk membuat slogan baru yakni Arek ITS CAK (Cerdas, Amanah, Kreatif) yang menggantikan slogan yang lama yakni ITS CUK (Cerdas, Ulet, Kreatif)," katanya.

Ia menambahkan undangan tamu kenegaraan dari Konjen Prancis dimaksudkan memperkenalkan budaya Prancis, sekaligus mengorek informasi studi dan beasiswa serta dunia kerja di Prancis. (Ant/OL-2)

taken from MediaIndonesia.com

Senin, 25 Februari 2008

the BesT shiP

TiTaniC

aLth0u9H thE bi99eSt sHiP caLLed TiTaniC...
but,,
tHe b3St ShiP is.....

our FrieNd-shiP


jia-you beswan SeMaraN9 !!

Candu Situs Porno - Editorial Media Indonesia

INTERNET adalah pisau bermata dua. Kemajuan teknologi itu bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk memajukan kesejahteraan umat manusia. Namun, pada sisi lain, internet dapat pula menjadi kekuatan yang merusak tingkah laku manusia.

Sisi yang negatif itulah yang kini dihadapi generasi baru bangsa ini. Situs porno internet telah merambah kalangan pelajar. Tidak hanya mewabah di kalangan pelajar pada tingkat sekolah menengah atas. Akan tetapi, bocah ingusan yang duduk di bangku sekolah dasar pun sudah ketagihan melihat situs yang menampilkan gambar-gambar porno.

Berdasarkan hasil penelitian, anak-anak itu membuka situs porno di rumah dan warnet. Mereka mengakses gambar porno bukan lagi sekadar iseng, melainkan lebih dari itu menjadi kecanduan. Padahal, dalam usia seperti itu, anak-anak suka meniru yang mereka tonton dengan akibat rendahnya penghormatan mereka terhadap alat-alat reproduksi.

Tragisnya lagi, sebagian besar orang tua tidak sadar bahwa anak-anak mereka sering menghabiskan waktu di internet, khusus untuk melihat pornografi.

Fakta lain ialah virus pornografi itu menjangkiti anak-anak yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke atas. Inilah kalangan yang mampu memfasilitasi anaknya dengan internet di rumah atau memberi uang jajan berlebihan. Padahal, uang jajan itu justru digunakan si anak untuk menjelajahi situs porno di warnet.

Seberapa jauh orang tua mengenal anaknya agaknya layak dicurigai sebagai faktor yang turut menentukan di belakang kegemaran anak menonton situs porno. Setidaknya, itulah pelajaran yang dapat dipetik dari hasil riset mengenai anak-anak yang kecanduan narkoba.

Anak-anak yang kecanduan narkoba kebanyakan berasal dari orang tua baik-baik. Bukan keluarga broken home. Akan tetapi, orang tua sebenarnya tidak mengenal siapa anaknya. Orang tua tidak tahu anaknya mencoba-coba narkoba dan baru tahu ketika segalanya telah terlambat.

Kasus anak kecanduan situs porno agaknya hipotetis paralel dengan kasus anak kecanduan narkoba. Yaitu, orang tua tidak tahu apa yang dilakukan anaknya.

read more on MIOL